Tips Interior
Blackout, Dimout, dan Vitrase: Apa Bedanya untuk Rumahmu?
Kenali fungsi blackout, dimout, dan vitrase supaya kamu bisa memilih gorden sesuai kebutuhan cahaya serta privasi tiap ruangan.

Di toko gorden, kamu akan sering mendengar istilah blackout, dimout, dan vitrase. Ketiganya punya kegunaan berbeda. Mulai dari kebutuhan ruanganmu: ingin tidur lebih gelap, mengurangi silau, atau tetap mendapat cahaya siang?
Blackout untuk kebutuhan ruangan lebih gelap
Kamu bisa mempertimbangkan blackout untuk kamar tidur atau ruang dengan layar yang terganggu cahaya. Minta penjual menjelaskan kemampuan kainnya dan lihat sampel, karena hasil tiap produk bisa berbeda.
Perhatikan pemasangannya juga. Cahaya masih bisa masuk lewat celah samping dan bagian atas meski kain menahan cahaya dengan baik.
Dimout untuk mengurangi cahaya
Dimout bisa menjadi pilihan kalau kamu ingin meredupkan cahaya tanpa mengejar kondisi gelap penuh. Coba sampel di dekat jendela untuk menilai apakah tingkat terangnya sesuai dengan aktivitas di ruangan.
Untuk ruang keluarga, cek dari tempat duduk dan arah layar TV. Kebutuhan jendela yang teduh bisa berbeda dengan jendela yang terkena sinar langsung.
Vitrase sebagai lapisan tipis
Vitrase memungkinkan cahaya masuk sambil membantu mengurangi pandangan langsung. Tingkat privasinya bergantung pada kain dan perbedaan cahaya di luar serta di dalam rumah.
Jangan mengandalkan vitrase saja untuk privasi malam hari. Cek dari luar saat lampu menyala dan gunakan lapisan utama jika diperlukan.
Bisa dipakai bersama
Dengan rel ganda, kamu bisa memasangkan vitrase dengan dimout atau blackout. Buka lapisan utama saat ingin lebih terang, lalu tutup ketika membutuhkan privasi atau suasana lebih gelap.
Saat konsultasi, ceritakan kapan ruangan paling sering dipakai dan masalah cahaya yang kamu rasakan. Tim Kaelie Decor bisa membantu membandingkan pilihan kain dari kebutuhan tersebut.


