Kembali ke Artikel

Flooring

Mau Pasang SPC Flooring? Cek 6 Hal Ini Dulu

Sebelum pasang SPC, cek kondisi keramik lama, rembesan, pintu, dan detail finishing. Siapkan juga rincian pekerjaan supaya anggarannya jelas.

Tim Kaelie Decor5 Oktober 20264 menit baca
SPC flooring motif kayu natural di ruang keluarga modern

Kamu sudah menemukan motif SPC yang cocok dengan sofa dan warna dinding. Tinggal pasang, kan? Sebelum memesan bahan, coba buka pintu sampai penuh dan perhatikan lantai di dekat kamar mandi. Dua tempat ini sering luput saat kita sibuk memilih warna.

Supaya kamu bisa menyiapkan pekerjaan dan anggarannya, bahas enam hal berikut dengan pemasang saat survei. Panduan ini membahas SPC dengan sistem klik; untuk detail pemasangan, tetap ikuti petunjuk merek dan seri yang kamu pilih.

1. Periksa lantai lama, termasuk keramik yang terasa goyang

Jangan buru-buru memutuskan untuk membongkar seluruh keramik atau menutupnya dengan SPC. Ajak pemasang memeriksa kondisinya dulu. Tunjukkan bagian yang retak, terangkat, atau terasa bergerak saat kamu menginjaknya.

Minta pemasang mengukur kerataan lantai dengan alat yang sesuai. Dari posisi berdiri, kamu bisa melewatkan cekungan atau tonjolan kecil. Pemasang perlu membandingkan hasil pemeriksaan dengan batas kerataan dalam petunjuk produk.

Sebelum menyetujui penawaran, tanyakan bagian mana yang perlu perbaikan dan apakah harganya sudah termasuk pekerjaan tersebut. Dengan begitu, kamu tahu apa yang harus selesai sebelum tim mulai memasang papan.

2. Ceritakan riwayat bocor dan rembesan

Pernah ada air masuk dari teras? Dinding dekat kamar mandi terasa lembap setelah hujan? Sampaikan saat survei, meskipun lantainya sedang terlihat kering.

Minta pemeriksaan kelembapan sesuai ketentuan produk. Bereskan sumber bocor sebelum menutup lantai. Klaim tahan air pada papan SPC jangan kamu anggap sebagai pengganti perbaikan rembesan di rumah.

Kalau punya foto saat kebocoran terjadi, tunjukkan kepada pemasang. Foto itu memberi gambaran kondisi yang mungkin tidak terlihat pada hari survei.

3. Siapkan ruangan dan selesaikan pekerjaan yang berdebu

Atur urutan renovasi bersama tukang. Selesaikan pekerjaan yang menghasilkan puing, sisa semen, atau banyak debu sebelum pemasangan lantai. Setelah itu, bersihkan permukaan dan sudut ruangan.

Bahas juga pemindahan furnitur. Lemari besar, tempat tidur, dan meja makan perlu tempat sementara. Untuk rumah yang masih kamu tempati, tentukan ruangan mana yang dikerjakan dulu dan jalur mana yang tetap bisa kamu lewati.

Tanyakan siapa yang memindahkan barang, siapa yang membersihkan sisa pekerjaan, dan apakah ada biaya tambahan. Urusan seperti ini lebih enak disepakati sebelum tim datang membawa bahan.

4. Coba buka pintu dan cek pertemuan antar-ruangan

Minta pemasang menghitung tinggi akhir lantai, termasuk alas yang memang sesuai dengan produknya. Periksa jarak di bawah daun pintu dan pertemuan dengan lantai ruangan sebelah.

SPC tertentu sudah memiliki alas bawaan. Jangan menambah lapisan sendiri tanpa persetujuan produsen. Cocokkan kebutuhan alas dengan seri yang kamu beli, bukan dengan saran umum untuk semua lantai SPC.

Di area pintu, tanyakan bentuk profil transisi atau lis yang akan dipakai. Minta contoh warna dan bentuknya agar kamu bisa membayangkan hasil akhir, terutama kalau lantai lama dan lantai baru berbeda tinggi.

5. Lihat sampel di rumah, lalu sepakati arah pemasangannya

Letakkan beberapa sampel dekat sofa, kabinet, atau dinding yang akan kamu pertahankan. Lihat saat siang dan saat lampu rumah menyala. Kamu mungkin lebih menyukai warna lain setelah membandingkannya dengan barang yang sudah ada.

Minta pemasang mencoba susunan papan dari arah pintu masuk. Perhatikan sambungan ke koridor dan ruangan sebelah, lalu sepakati arahnya sebelum pemasangan penuh. Jika kamu memilih pola khusus, bahas kebutuhan potongan dan tambahan bahan sejak awal.

Untuk pesanan, minta perhitungan berdasarkan ukuran serta bentuk ruangan. Tanyakan jumlah dus, perkiraan sisa potongan, dan bahan cadangan yang akan kamu simpan. Hindari menentukan tambahan bahan hanya dari satu persentase tanpa melihat denah.

6. Sepakati detail tepi, finishing, dan isi penawaran

Minta pemasang menjelaskan kebutuhan celah di tepi dinding dan di sekitar benda tetap sesuai petunjuk produk. Jangan menyamakan ukurannya untuk semua merek. Bahas pula pemasangan plint agar hasil tepinya rapi tanpa mengganggu sistem lantai.

Sebelum membayar pesanan, cocokkan penawaran dengan hasil survei. Periksa rincian berikut:

  • Merek, seri, motif, dan jumlah bahan yang kamu pesan.
  • Perbaikan lantai dasar serta alas, bila produk memerlukannya.
  • Jasa pemasangan, plint, dan profil pertemuan antar-ruangan.
  • Pengiriman, pemindahan furnitur, serta pembersihan sisa pekerjaan.
  • Ketentuan garansi bahan dan pekerjaan, termasuk cara mengajukan keluhan.

Minta penjelasan untuk biaya yang belum tercantum. Kamu akan lebih mudah membandingkan penawaran kalau lingkup pekerjaannya jelas.

Siapkan ini sebelum konsultasi

Kirim foto lantai dari beberapa sudut, ukuran perkiraan ruangan, dan foto bagian bawah pintu. Sertakan lokasi rumah serta rencana waktu pemasangan. Ceritakan kondisi keramik atau riwayat bocor yang perlu tim periksa.

Kamu bisa menghubungi Tim Kaelie Decor lewat menu konsultasi di website untuk membahas rencana pemasangan SPC flooring di Bekasi. Dari situ, kita bisa membicarakan pilihan motif dan kebutuhan survei. Untuk memastikan pekerjaan persiapan serta kebutuhan bahan, tim tetap perlu memeriksa kondisi ruangan.

#SPC flooring#lantai SPC#persiapan lantai#renovasi rumah#interior flooring